- عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ
بَشِيرٍ قَالَ:قَالَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَنْ لَمْ
يَشْكُرْ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرْ الْكَثِيرَ وَمَنْ لَمْ يَشْكُرْ النَّاسَ لَمْ
يَشْكُرْ اللَّهَ التَّحَدُّثُ بِنِعْمَةِ اللَّهِ شُكْرٌ وَتَرْكُهَا كُفْرٌ
وَالْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَالْفُرْقَةُ عَذَابٌ.
Dirwayatkan dari Nu’man bin basyir, beliau
berkata: Rasulullah saw bersabda:”Barang
siapa yang belum bersyukur dengan hal yang sedikit, maka ia belum
bersyukur terhadap hal yang lebih banyak, dan barang siapa yang belum
berterimakasih terhadap sesamanya, maka ia belum bersyukur atas ni’mat Allah,
meninggalkan syukur itu kufur, berjama’ah merupakan kasih sayang, berpecah
belah merupakan musibah.”
Banyak dijumpai kata-kata syukur. Namun,
sudahkah kita bisa bersyukur disetiap waktu dan keadaan dalam kesehaarian kita?
Memang hal tersebut sangat mudah diucapkan oleh mulut. Tapi terkadang menbutuhkan proses dan perjuangan
yang besar untuk meralisasikan dalam kehidupan kita.
Syukur adalah
Memuji Sang Pemberi Ni’mat atas kebaikan yang telah dikaruniakan kepada kita. Atinya
ingatlah ni’mat yang Allah anugerahkan kepada kita lalu syukuri. Karena Allah
telah menyempurnakan ni’matnya kepada kita. Baik secara zhahir maupun bathin. Berawal
dari ni’mat hidayah terjadilah ni’mat keamanan, ketenangan, lenyapnya semua
kesulitan, ampunan, rahmat, berkah, kemudahan, dan rizki yang luas.
Akhwat mu’minat
….
Apakah Anda
mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, sedang kaki
terkadang menjadi bengkak bila digunakan jalan terus menerus tiada henti?
Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang
mudah, sedang keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah? Namun,
begitulah manusia. Terkadang masih merasa suntuk walaupun masih mempunyai tubuh
yang sehat, masih mempunyai setguk air untuk diminum, masih bisa bernafas
dengan bebas, dan yang paling penting yaitu masih dianugrahi ni’mat terbesar
yaitu Islam dan Iman.
وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ
نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً -٢٠-
dan
Menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. (QS. Luqman: 20)
Coba pikirkan Setiap ni’mat yang anda terima
dari-Nya lalu syukurilah. Anda terkadang memikirkan sesuatu yang tidak ada,
sehingga Andapun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang
hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih
memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian, karunia,
kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dan kemudian
syukurilah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar